Arsip untuk kategori ‘Automotive’
Rossi Pertahankan Tahta Juara Dunia

Akhirnya Rossi mempertahankan gelar juara dunianya.
Valentino Rossi tidak terbendung untuk mempertahankan gelar juara dunia Moto GP. Gelar kesembilan ini dipastikan setelah Rossi menduduki podium ketiga Grand Prix (GP) Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10).
Sempat tertunda 35 menit akibat sirkuit diguyur hujan lebat, Rossi yang menempati pole position tercecer ke urutan 11 mulai tikungan pertama. Sempat disusul Jorge Lorenzo yang merupakan rekan setimnya di Fiat Yamaha dan sekaligus rival terdekatnya dalam perburuan titel juara dunia, Rossi akhirnya mampu menyelesaikan 21 putaran di urutan ketiga.
Rossi tertinggal 19,385 detik di belakang Casey Stoner. Rider Australia ini akhirnya keluar sebagai juara dengan catatan waktu 47, 834 menit. Posisi kedua ditempati pebalap Spanyol, Dani Pedrosa yang tertinggal 14,666 detik di belakang Stoner. Dengan satu seri tersisa, GP Valencia, tidak mungkin buat Lorenzo dengan koleksi 245 poin untuk mengejar poin Rossi yang berjumlah 286.
Dengan kemenangan ini Rossi berhasil menjuarai gelar juara dunia kelas Moto GP enam kali (2002, 2003, 2004, 2005, 2008 dan 2009). Plus melangkapi tiga gelar lainnya di masing-masing kelas: 125 cc (1997), 250 cc (1999) dan 500 cc (2001). Yang menarik selebrasi di Sepang ditandai hadirnya Osvaldo, ayam yang dibawa teknisinya, sebagai guyonan Rossi demi meyakinkan para kuli disket bahwa ia disponsori peternakan ayam lokal. Selamat buat The Doctor!
Berikut hasil GP Malaysia, Minggu (25/10):
1. Casey STONER (Ducati Marlboro) 47 menit 24,834 detik
2. Dani PEDROSA (Repsol Honda) 47’39,500
3. Valentino ROSSI (Fiat Yamaha) 47’44,219
4. Jorge LORENZO (Fiat Yamaha) 47’50,684
5. Nicky HAYDEN (Ducati Marlboro) 48’03.539
6. Chris VERMEULEN (Rizla Suzuk) 48’05,895
7. Toni ELIAS (Honda Gresini) 48’13,389
8. Marco MELANDRI (Hayate Kawasaki) 48’20,391
9. Loris CAPIROSSI (Rizla Suzuki) 48’25,137
10. Mika KALLIO (Pramac Ducati) 48’25,274
Produksi Toyota di AS Mulai Pulih

Meski masih belum pulih benar kondisi ekonomi AS, namun produksi Toyota di sana sudah membaik.
Operasi bisnis Toyota mengalami tekanan hebat sejak krisis ekonomi melanda dunia. Salah satu yang terparah adalah di Amerika Utara. Toyota sempat menghentikan produksi sejumlah pabriknya dan konsolidasi produksi model-model tertentu.
Seiring makin tingginya optimisme pulihnya ekonomi dunia, Toyota juga menunjukkan hal serupa. Baru-baru ini mereka mulai memproduksi Toyota Highlander di Amerika Utara. Inilah model pertama yang diproduksi di kawasan itu sejak krisis melanda akhir tahun lalu.
Toyota memproduksi crossover ini pabriknya di Princeton, Indiana. Semula model ini direncanakan akan diproduksi di Mississippi, yang sampai sekarang belum tuntas dibangun gara-gara penjualan Toyota anjlok.
Sejak diperkenalkan tahun 2000, lebih dari satu juta Highlander dijual di Amerika Serikat. Highlander tersedia dalam grade Base, Sport dan Limited dengan sistem penggerak 2WD maupun 4WD. Fitur-fitur yang ada termasuk Hill Assist, Smart Key dan kursi baris kedua yang fleksibel.
BMW Simple Project i

Mobil konsep dari BMW yang ramah lingkungan
Mobil “Green” konsep terbaru dari BMW telah dipajang di BMW musium Munich Jerman. Disebut sebagai Simple konsep, model dua penumpang tersebut diciptakan tahun 2008, tapi tidak di pamerkan dalam Frankfurt motor show 2009 lalu karena Bos BMW merasa model dua penumpang tersebut tidak mempunyai nilai jual.

Mobil konsep BMW Simple ini cocok untuk kota besar yang padat kondisi jalannya.
Tapi dengan karena sangat ekonomis dan visual yang agak aneh, dengan tiga roda dan sistim kemudi seperti motor, itu memberikan suatu dorongan untuk terus berinovasi. Proyek yang diberi nama “Project i” sedang menciptakan mobil kecil yang sangat ekonomis sebagai premium city car, yang rencananya akan diluncurkan tahun 2015.
Sebastin Schelper, kepala proyek Simpel, menekankan bahwa model tersebut tidak ada konsep disainnya, tapi penekanan pada fungsi bodi mobil yang sangat aerodinamis dan enteng (450 kg), sehingga dengan mesin bensin kecil 48 hp saja dapat mencapat kecepatan 100 km / jam dan efisien bbm nya sampai 63 km / liter.
Nama Simple diambil dari akronim “Sustainable and Innovative Mobility Product for Low Energy consumption”. Mekipun tidak akan diproduksi masal, BMW mendapatkan banyak data mengenai AeroDynamics, dan mekanik hydraulic yang membuat nyaman dikendari serta stabil pada kecepatan tinggi dan aman dari tabrakan.