LRNews Online

your daily online magazine

Arsip untuk kategori ‘Life Style

Tiga Anggota Komisi IX Dilaporkan ke KPK Terkait Hilangnya Pasal Tembakau

tinggalkan komentar »

 

ayat tembakau

Tiga Anggota Komisi IX Dilaporkan ke KPK Terkait Hilangnya Pasal Tembakau

Koalis Anti Korupsi Ayat Rokok (KARAR) menuding tiga orang anggota komisi IX DPR sebagai pelaku dari hilangnya ayat 2 pasal 113 Undang-undang kesehatan.

“Pelakunya tiga orang dari komisi IX,” kata mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kartono Muhamad, ketika habis melapor ke KPK, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/10).

Kartono menambahkan, laporan KARAR ini merupakan permulaan. Dia berjanji pada laporan berikutnya ke KPK, KARAR akan menunjukan sejumlah alat bukti.

 

“Jadi kami cuma melaporkan laporan awal, tetapi akan disusul dengan data-data yang diperlukan,” kata dia, tanpa mau menyebutkan anama tiga anggota komisi IX yang dilaporkan itu.

Sementara itu, Ade Irawan sarah, seorang Peneliti dari Indonesia Coruption Watch (ICW), mengatakan hilangnya ayat itu tidak serta merta bisa dikatakan hanya masalah teknis.

Namun, tegas dia, disengaja dan ada motif-motif ekonomi di balik itu. “Kami meminta KPK untuk menindaklanjuti itu, karena terdapat dugaan korupsi,” kata dia.

Dijelaskannya, ayat itu sengaja dihilangkan, karena jika tidak ayat itu jelas akan menghambat pemasaran rokok. “Itu yang akan terkena jelas industri rokok dan mereka kuat soal uang, Itulah dugaan kami ada keterkaitan antara industri rokok dan penghapusan ayat ini melalui beberapa orang di DPR,” papar dia.

Hilangnya Pasal Tembakau

Tiga Anggota Komisi IX Dilaporkan ke KPK terkait dengan hilangnya pasal tembakau di UU Kesehatan

 

 

Ditulis oleh lrnewsonline

29 Oktober 2009 pada 06:07

Rossi Pertahankan Tahta Juara Dunia

tinggalkan komentar »

Akhirnya Rossi mempertahankan gelar juara dunianya.

Akhirnya Rossi mempertahankan gelar juara dunianya.

Valentino Rossi tidak terbendung untuk mempertahankan gelar juara dunia Moto GP. Gelar kesembilan ini dipastikan setelah Rossi menduduki podium ketiga Grand Prix (GP) Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (25/10).

Sempat tertunda 35 menit akibat sirkuit diguyur hujan lebat, Rossi yang menempati pole position tercecer ke urutan 11 mulai tikungan pertama. Sempat disusul Jorge Lorenzo yang merupakan rekan setimnya di Fiat Yamaha dan sekaligus rival terdekatnya dalam perburuan titel juara dunia, Rossi akhirnya mampu menyelesaikan 21 putaran di urutan ketiga.

Rossi tertinggal 19,385 detik di belakang Casey Stoner. Rider Australia ini akhirnya keluar sebagai juara dengan catatan waktu 47, 834 menit. Posisi kedua ditempati pebalap Spanyol, Dani Pedrosa yang tertinggal 14,666 detik di belakang Stoner. Dengan satu seri tersisa, GP Valencia, tidak mungkin buat Lorenzo dengan koleksi 245 poin untuk mengejar poin Rossi yang berjumlah 286.

Dengan kemenangan ini Rossi berhasil menjuarai gelar juara dunia kelas Moto GP enam kali (2002, 2003, 2004, 2005, 2008 dan 2009). Plus melangkapi tiga gelar lainnya di masing-masing kelas: 125 cc (1997), 250 cc (1999) dan 500 cc (2001). Yang menarik selebrasi di Sepang ditandai hadirnya Osvaldo, ayam yang dibawa teknisinya, sebagai guyonan Rossi demi meyakinkan para kuli disket bahwa ia disponsori peternakan ayam lokal. Selamat buat The Doctor!

Berikut hasil GP Malaysia, Minggu (25/10):
1. Casey STONER (Ducati Marlboro) 47 menit 24,834 detik
2. Dani PEDROSA (Repsol Honda) 47’39,500
3. Valentino ROSSI (Fiat Yamaha) 47’44,219
4. Jorge LORENZO (Fiat Yamaha) 47’50,684
5. Nicky HAYDEN (Ducati Marlboro) 48’03.539
6. Chris VERMEULEN (Rizla Suzuk) 48’05,895
7. Toni ELIAS (Honda Gresini) 48’13,389
8. Marco MELANDRI (Hayate Kawasaki) 48’20,391
9. Loris CAPIROSSI (Rizla Suzuki) 48’25,137
10. Mika KALLIO (Pramac Ducati) 48’25,274

Ditulis oleh lrnewsonline

26 Oktober 2009 pada 07:45

Produksi Toyota di AS Mulai Pulih

tinggalkan komentar »

Meski masih belum pulih benar kondisi ekonomi AS, namun produksi Toyota di sana sudah membaik.

Meski masih belum pulih benar kondisi ekonomi AS, namun produksi Toyota di sana sudah membaik.

Operasi bisnis Toyota mengalami tekanan hebat sejak krisis ekonomi melanda dunia. Salah satu yang terparah adalah di Amerika Utara. Toyota sempat menghentikan produksi sejumlah pabriknya dan konsolidasi produksi model-model tertentu.

Seiring makin tingginya optimisme pulihnya ekonomi dunia, Toyota juga menunjukkan hal serupa. Baru-baru ini mereka mulai memproduksi Toyota Highlander di Amerika Utara. Inilah model pertama yang diproduksi di kawasan itu sejak krisis melanda akhir tahun lalu.

Toyota memproduksi crossover ini pabriknya di Princeton, Indiana. Semula model ini direncanakan akan diproduksi di Mississippi, yang sampai sekarang belum tuntas dibangun gara-gara penjualan Toyota anjlok.

Sejak diperkenalkan tahun 2000, lebih dari satu juta Highlander dijual di Amerika Serikat. Highlander tersedia dalam grade Base, Sport dan Limited dengan sistem penggerak 2WD maupun 4WD. Fitur-fitur yang ada termasuk Hill Assist, Smart Key dan kursi baris kedua yang fleksibel.

Ditulis oleh lrnewsonline

13 Oktober 2009 pada 11:50

BMW Simple Project i

tinggalkan komentar »

Mobil konsep dari BMW yang ramah lingkungan

Mobil konsep dari BMW yang ramah lingkungan

Mobil “Green” konsep terbaru dari BMW telah dipajang di BMW musium Munich Jerman. Disebut sebagai Simple konsep, model dua penumpang tersebut diciptakan tahun 2008, tapi tidak di pamerkan dalam Frankfurt motor show 2009 lalu karena Bos BMW merasa model dua penumpang tersebut tidak mempunyai nilai jual.

Mobil konsep BMW Simple ini cocok untuk kota besar yang padat kondisi jalannya.

Mobil konsep BMW Simple ini cocok untuk kota besar yang padat kondisi jalannya.

Tapi dengan karena sangat ekonomis dan visual yang agak aneh, dengan tiga roda dan sistim kemudi seperti motor, itu memberikan suatu dorongan untuk terus berinovasi. Proyek yang diberi nama “Project i” sedang menciptakan mobil kecil yang sangat ekonomis sebagai premium city car, yang rencananya akan diluncurkan tahun 2015.

Sebastin Schelper, kepala proyek Simpel, menekankan bahwa model tersebut tidak ada konsep disainnya, tapi penekanan pada fungsi bodi mobil yang sangat aerodinamis dan enteng (450 kg), sehingga dengan mesin bensin kecil 48 hp saja dapat mencapat kecepatan 100 km / jam dan efisien bbm nya sampai 63 km / liter.

Nama Simple diambil dari akronim “Sustainable and Innovative Mobility Product for Low Energy consumption”. Mekipun tidak akan diproduksi masal, BMW mendapatkan banyak data mengenai AeroDynamics, dan mekanik hydraulic yang membuat nyaman dikendari serta stabil pada kecepatan tinggi dan aman dari tabrakan.

Ditulis oleh lrnewsonline

13 Oktober 2009 pada 11:42

Ditulis dalam Automotive, Latest News

Rencana Beckham ke Milan Tak Menentu

tinggalkan komentar »

David Beckham sewaktu dipinjam AC Milan. Kini kepindahannya ke klub raksasa Italy ini semakin tak menentu.

David Beckham sewaktu dipinjam AC Milan. Kini kepindahannya ke klub raksasa Italy ini semakin tak menentu.

Rencana David Beckham kembali ke AC Milan menemui hambatan. Gaji besar Beckham ditolak Milan.

Menurut Sportmediaset, kubu Rossoneri keberatan untuk membayar gaji bintang LA Galaxy itu. Becks meminta bayaran 85.000 euro atau Rp 1,18 miliar lebih per pekan.

Sedangkan kubu San Siro hanya bersedia merogoh kocek 50.000 euro. Jarak 35.000 euro itu dianggap masih terlalu jauh untuk mengembalikan Beckham ke tanah Italia.

Pemain berusia 34 itu sempat berkorban dengan hanya dibayar murah Milan saat dipinjamkan pada Januari 2009. Tapi kini, ia tak ingin melakukannya lagi.

Padahal, Milan sedang dilanda krisis keuangan. Hasil penjualan Ricardo Kaka ke Real Madrid sebesar 56 juta poundsterling pun hanya digunakan untuk menutup utang.

Alhasil, Milan tak bisa mendatangkan pemain bintang ke San Siro. Pemain anyar didatangkan dengan status pinjaman atau bebas transfer.

Ditulis oleh lrnewsonline

12 Oktober 2009 pada 10:29

Ditulis dalam Latest News, Sport

Sejumlah Dubes Wisata Batik di Sleman

dengan satu komentar

Sejumlah duta besar negara sahabat ternyata gemar berburu batik ke tempat asalnya, Yogyakarta.

Sejumlah duta besar negara sahabat ternyata gemar berburu batik ke tempat asalnya, Yogyakarta.

Sejumlah duta besar (dubes) negara-negara di Eropa dan Asia Timur, Minggu (11/10) belajar membatik di Wisata Batik ‘Nakula Sadewa’ Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Ada 12 dubes dari negara-negara di Eropa dan Asia Timur yang hadir untuk belajar membatik dan melihat secara langsung proses pembuatan batik tulis,” kata pemilik Wisata Batik ‘Nakula Sadewa’ Bambang Sumardiyono.

Menurut dia, para duta besar yang hadir dalam kesempatan itu di antaranya Dubes Slovakia Stefan Rozkopal, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Pakistan untuk Indonesia Mirza Salman Babar Beg, staf pengajar di ‘Konazawa College Of Art Japan’ Yu Oono, serta dari Korea, India, Palestina, Latvia, Malaysia, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

“Memang tidak semua dubes ikut belajar membatik, namun mereka memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap kerajinan batik tulis, setelah mereka melihat langsung bagaimana proses membatik mulai dari membuat pola hingga pewarnaan,” katanya.

Ia mengatakan sejak beberapa waktu terakhir pihaknya berupaya keras mempromosikan kerajinan batik tulis Sleman di sejumlah negara di Eropa dan Asia melalui berbagai kegiatan seperti pameran.

“Ada beberapa pameran yang difasilitasi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, seperti di Jepang, Latvia, Jerman, dan beberapa negara lainnya, serta beberapa kali kami diundang untuk menggelar pameran seperti di Thailand dan Vietnam,” katanya.

Bambang mengatakan setiap berlangsung pameran di negara-negara itu sambutan masyarakat setempat sangat positif, dan hasil karya batik tulis yang dipamerkan pasti habis diborong mereka.

“Bahkan saat pemeran di Latvia yang dibuka sekitar pukul 16.00 waktu setempat, antrean pengunjung masih memanjang sekitar 500 meter hingga pukul 01.00 dini hari,” katanya.

Bahkan, kata dia, batik yang sebenarnya tidak dijual eceran dan hanya sebagai pelengkap pameran, banyak yang dibeli, meskipun harus menunggu pameran berakhir.

Sedangkan Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Wahyudi Heru Santosa mengatakan kegiatan dubes belajar membatik ini sebagai ajang promosi kerajinan batik tulis Sleman di dunia internasional.

“Ini sebagai bukti bahwa batik merupakan karya bangsa Indonesia, sehingga melalui kegiatan tersebut mereka tahu dan mengerti karya seni budaya milik bangsa ini,” katanya.

Sehingga, kata dia, apabila ada yang mengklaim terhadap warisan leluhur bangsa tersebut, tidak perlu ditanggapi secara emosional, tetapi dibuktikan melalui kegiatan seperti ini.

Ia mengatakan ada kemungkinan ke depan proses membatik juga akan diperkenalkan kepada para pelajar dari negara-negara di Eropa dan Asia.

“Selain itu, kami juga akan tawarkan belajar membatik kepada para wisatawan asing,” katanya. (Ant)

Ditulis oleh lrnewsonline

12 Oktober 2009 pada 10:22

Ditulis dalam Hobby, Personal, Traveling

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.